Surga Yang Tersembunyi di Ujung Timur Bima, Pantai Pink

POROSIDNONESIA – Keindahan pasir dan laut di Pantai Pink, membuat mata pengunjung enggan berpaling. Keunikan dan keindahan pantai dengan warna pasir yang langka ini pun menjadi buah bibir dan tujuan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.

Pantai Pink terletak di ujung timur kecamatan Lambu dan Sape, Kabupaten Bima. Dinamakan Pantai Pink karena pasirnya berwarna pink yang merupakan campuran pasir putih dan merah. Warna merah ini berasal dari koral, pecahan kerang, dan kalsium karbonat yang berasal dari hewan laut. Pagi hari sekitar pukul 7-8 dan sore hari menjelang matahari terbenam adalah waktu yang tepat untuk melihat warna pasir pink.

Wisata Bahari

Di sekitar Pantai Pink terdapat beberapa pantai juga yang tak kalah indah antara lain pantai kelapa, tanjung maria, pantai papa dan juga pantai Lariti. Anda bisa mencapai pantai tersebut bisa menggunakan perahu dan motor.

Selain menikmati keindahan pantai dengan warna pasirnya yang khas, banyak kegiatan wisata bahari yang dapat dilakukan saat mengunjungi Pantai Pink. Yang paling populer di sini adalah berenang, snorkeling, memancing atau berkunjung ke pulau-pulau kecil di sekitar Pantai Pink. Pantai Pink merupakan perairan dangkal dengan arus yg tenang sehingga memungkinkan untuk aktivitas berenang.

Akses ke Pantai Pink

Menuju Pantai Pink tidaklah sulit dari bandara Sultan Salahudin atau Kota Bima sudah banyak bebrapa bus yang siap mengantar sampai ke Kecamatan Sape melewat wawo. Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih satu jam lebih. Setelah tiba di kecamatan sape pengunjung bisa langsung menaiki Cidomo atau orang lokal sebutnya benhur menuju pelabuhan sape. Setiba disana pengunjung akan mendapati para pemilik Bot menawari jasanya dengan kisaran Rp 1000.000 sampai 800.000 , setelah harga cocok. Maka akan diantar langsung ke pantai Pink dengan jarak waktu perjalanan mencapai 3 dan 4 jam. Disepanjang perjalanan pengunjung akan ditakjubkan dengan berbagai pemandangan yang maha indah.