Hukum & Kriminal

Kesandung Video Viral ‘Tukar Pasangan’, Gus Samsudin Jadi Tersangka

×

Kesandung Video Viral ‘Tukar Pasangan’, Gus Samsudin Jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Gus Samsudin dibawa polisi di Polda Jatim
Gus Samsudin saat dibawa petugas di Polda Jatim.

SURABAYA, PorosIndonesia.com – Samsudin Jadab alias Gus Samsudin, orang yang pernah ‘bermasalah’ dengan Pesulap Merah, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Paranormal itu jadi tersangka, gara-gara konten videonya yang membolehkan anggotanya ‘tukar pasangan’ suami istri yang dibuat Gus Samsudin pada chanel Youtube Raka Official.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Dirmanto mengatakan, penetapan tersangka dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara, pada Jumat (1/3/2024).

Kombes Dirmanto menyebut, sebelum dilakukan gelar perkara, penyidik terlebih dahulu memeriksa Samsudin setelah dijemput paksa pada Kamis (29/2./2024).

“Tadi sudah digelar oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, dan dinyatakan bahwa hari ini saudara Samsudin sudah dinyatakan sebagai tersangka,” ujarnya.

Kombes Dirmanto menjelaskan, kasus ini berawal dari pernyataan Samsudin dalam video ‘Tukar Pasangan’ yang diunggah dalam akun Youtube Raka Official.

Dalam video itu, Samsudin menyebut bertukar pasangan dan melakukan hubungan badan meski bukan suami-istri merupakan hal yang sah. Video itu pun viral di media sosial (Medsos).

Pasca video itu viral, Samsudin sejatinya sudah diperiksa oleh Polres Blitar Kota. Hanya saja, kata Dirmanto, dalam pemeriksaan itu dia diduga memberikan keterangan yang berubah-ubah terkait lokasi pembuatan video.

“Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Polres Blitar terkait hal ini, dan yang bersangkutan bicaranya plin-plan terkait lokasi pembuatan konten. Kemarin beliau ngomong dibuat di Bogor (saat) pertama kali (diperiksa),” jelasnya.

Karena itulah, Kombes Dirmanto mengatakan kasus tersebut kemudian diambil alih Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur untuk mempercepat pengusutan perkara.

Setelah diambil alih, penyidik Polda Jawa Timur langsung menjemput paksa Samsudin dari kediamannya di Blitar.

Dirmanto menyebut keputusan itu diambil penyidik lantaran Samsudin dikhawatirkan bakal melarikan diri.

“Saudara Samsudin dikhawatirkan melarikan diri dan menghambat penyidikan dan dilakukan upaya penjemputan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Charles Tampubolon menyebut, Samsudin juga langsung ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menyebut Samsudin diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) dan ayat (3) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Untuk pasalnya kami menerapkan Pasal 28 ayat 2 dan 3 UU ITE. Dikhawatirkan dia masuknya unsur membuat suatu informasi yang meresahkan dan membuat keonaran di masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan perannya, AKBP Charles mengatakan, Samsudin diduga terlibat sebagai pembuat skenario video aliran sesat tukar pasangan dengan harapan bakal meningkatkan pengikut di akun Youtube tersebut.

“Dia berharap untuk menaikkan kontennya dia, mendapat subscriber yang banyak di Youtube-nya,” tambahnya.

Di sisi lain, Charles mengatakan saat ini pihaknya masih terus mendalami peran dua orang lain yang disebut membantu Samsudin dalam pembuatan video tersebut.

“Calon tersangka lain ada tapi kita masih terus mendalami perannya sejauh mana,” pungkasnya. (cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *