Hukum & Kriminal

Ancam Pakai Celurit dan Rampas Tas Sopir, Dua Pria di Lumajang Diamankan

×

Ancam Pakai Celurit dan Rampas Tas Sopir, Dua Pria di Lumajang Diamankan

Sebarkan artikel ini
perampasan di polres lumajang
Terduga pelaku perampasan terhadap sopir pikap di jalan raya Pondokrejo, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, diamankan di Polres setempat.

LUMAJANG, PorosIndonesia.com – Dua pria di Lumajang, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat.

Gara-garanya, mereka nekat mengancam sekaligus melakukan pemerasan terhadap sopir pikap yang sedang mengirim barang.

Dua pria tersebut, yakni berinisial LH (23) warga Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, dan MH (38) warga desa Banyuputih Lor, kecamatan Randuagung, Lumajang yang diduga sebagai penadah.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Achmad Rochim melalui Kasubsi Pidm Sihumas Ipda Sugiarto mengatakan, peristiwa ini terjadi di jalan raya Pondokrejo, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, pada Rabu 21 Februari 2024 lalu.

Saat itu, korban bersama temannya mengendarai mobil pikap Isuzu Traga nopol K-9848-CC melintas di jalan tersebut.

Pikap tersebut mengangkut barang berupa singkong yang hendak dikirim ke daerah Sidoarjo.

Sampai di TKP, jalan raya Pondokrejo, Desa Kaliboto Kidul, tiba-tiba ada dua orang yang sedang mengedarai sepeda motor Vixion.

Sejurus kemduian, dua pengendara motor itu memaksa sopir pikap berhenti. Tanpa pikir panjang, sang sopir pikap memenuhi permintaannya. Dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan sebelah kiri.

“Sopir langsung menghentikan kendaraannya di sebelah kiri jalan. Setelah itu pelaku yang belakang turun dari sepeda motornya,” katanya.

Kemudian, dia pun menuju pintu mobil korban, sebelah kiri. Bersamaan dengan itu, dia mengeluarkan celurit dan mengamcam korban.

“Pelaku mengeluarkan sajam berupa celurit dan meminta paksa tas korba. Tas tersebut berisi dompet,” ujarnya.

Dalam kondisi terancam, sopir pikap dan temannya itu tidak bisa berbuat apa-apa. Alhasil, pelaku merampas 2 dompet serta 2 unit handphone Android milik korban.

“Pelaku kemudian, kabur kembali ke arah timur dengan membawa barang rampasannya,” lanjut Ipda Sugiarto.

Selanjutnya, korban pun melaporkan peritiwa yang menimpanya ke Polsek Jatiroto.

Selang beberapa waktu, Tim Resmob Polres Lumajang kemudian mengamankan M di rumahnya yang berada di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung.

M diperiksa polisi sebagai saksi, karena dia kedapatan menggunakan handphone merek Vivo milik korban.

“Menurut pengakuannya, dia membeli dari seorang MH seharga Rp 800 ribu,” tutur Ipda Sugiarto.

Mendapat pengakuan itu, polisi kemudian mengamankan MH. “Dari pengakuan MH, dia membeli dari pelaku utama LH seharga Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Dari keterangan LH, petugas juga mencari keberadaan N di rumahnya. Hanya saja, saat dilakukan penangkapan, N berhasil melarikan diri.

“Saat ini pelaku pemerasan dan penadah sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Lumajang,” pungkasnya, Senin (4/3/2024). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *